Pemanfaatan Lahan Kosong Menjadi Tanaman Obat Keluarga (TOGA ) Menuju Kesehatan Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.47776/praxis.v5i1.04Keywords:
TOGA, Lahan Kosong, Obat TradisionalAbstract
Tanaman obat keluarga (TOGA) memberikan banyak manfaat dalam kehidupan manusia. Sejak dahulu tanaman-tanaman berkhasiat ini dimanfaatkan oleh orang-orang sebagai obat-obatan herbal. Tanaman yang dipilih biasanya adalah tanaman yang dapat digunakan untuk mengobati masalah kesehatan yang sederhana seperti flu dan batuk. Pemanfaatan TOGA juga dapat menjadi salah satu upaya masyarakat dalam memanfaatkan lahan kosong sekaligus meningkatkan pengetahuan mengenai tanaman yang memiliki nilai kesehatan dan ekonomi. Metode pelaksanaan kegiatan melalui pemberdayaan berbasis komunitas dengan beberapa tahapan, yaitu observasi, sosialisasi, praktik penanaman, serta perawatan dan pemantauan tanaman. Kegiatan dilaksanakan di Jorong Saruaso Barat, Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat dapat berpartisipasi secara langsung dalam proses penanaman dan perawatan TOGA. Adapun tanaman yang ditanam yaitu serai, jahe, betadine, jarak pagar, kumis kucing, puding hitam, sidingin, cemara, sambang darah dan lidah buaya kegiatan ini dilanjutkan dengan perawatan berkala sehingga tanaman dapat tumbuh dengan subur. Implikasi dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan tanaman di lingkungan sekitar sebagai salah satu sumber daya yang dapat mendukung kesehatan keluarga.
References
Ambari, Y., Wahyuni, K. I., Lehana, Z. R., Syamsudin, M., & Fitri, S. (2020). Pengembangan Desa Wisata dengan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Desa Jembul Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto Propinsi Jawa Timur. Jurnal KARINOV, 3(1), 22.
Ansyar, D. I. (2022). Tanaman Obat Keluarga (TOGA) percontohan sebagai edukasi pemanfaatan pada masyarakat Dusun Jambua. Sociality: Journal of Public Health Service, 1(1), 80–84. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/sjphs/article/view/35541
Aslamiah, S., Afitah, I., & Mariaty, M. (2017). Peningkatan Kesehatan Masyarakat melalui Pemberdayaan Wanita dalam Pemanfaatan Lahan Pekarangan dengan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 111–117. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v2i2.63
Atmojo, M., & Darumurti, A. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 100–109. https://doi.org/10.31294/jabdimas.v4i1.8660
Erviana, E., Masniati, M., Masita, M., Taufik, M., & Harli, K. (2023). Gambaran pengetahuan keluarga tentang pemanfaatan tanaman obat keluarga. Jurnal Promotif Preventif, 6(5), 777–785. https://doi.org/10.47650/jpp.v6i5.989
Fadhilah, A. Y., Sarwadhamana, R. J., Wiguno, S. S., Kofifah, R., Rahmayani, D., Septiyorini, D., Astuti, N. A. W., Jariah, A., Andriyani, F., & Hasanah, F. R. (2024). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) pada masyarakat Padukuhan Dadapbong Kecamatan Pajangan Kabupaten Bantul. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(3). https://doi.org/10.31764/jpmb.v8i3.25493
Fitriatien, S. R., Eka, N., Rachmawati, J., Rahmah, N., Safitri, D. A., Pahlevi, M. R., Miftakh, N., Natsir, W., & Belakang, A. L. (2017). Kegiatan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Salah Satu Usaha Pemberdayaan Siswa SDN Dermo Guna Dalam Menumbuhkan Kepedulian Kesehatan keluarga. Abadimas Adi Buana, 02(2), 21–28.
Fitriyani, F., & Anggraeni, D. (2024). Optimalisasi Ketahanan Pangan Desa Rowolaku Melalui Pemberdayaan Tim Penggerak PKK dalam Program Kebun Gizi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(7), 2808–2817. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i7.1338
Hikmawati, H., & Sulastri, S. (2024). Pelatihan Penanaman Tanaman Apotek Hidup Di Lahan Pekarangan Rumah Warga Desa Ngandul Sumberlawang Sragen. PRAXIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 114-124. https://doi.org/10.47776/praxis.v3i2.117
Rosmanita, I., & Saharuddin. (2017). Hubungan tingkat pengetahuan lokal masyarakat Desa Ciherang dengan tingkat pengelolaan tanaman obat keluarga. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 1(3), 359–378. https://doi.org/10.29244/jskpm.1.3.359-378
Wardani, G. A., Auli, T. N., Syahrani, I., Rachmadhiani, A. N., Assidik, R. A., & Mujahidah, L. N. (2024). Peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai berbagai macam dan cara pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) di Desa Linggalaksana. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(3), 2196–2202. https://doi.org/10.31764/jpmb.v8i3.25379
Wirasisya, D. G. (2019). Peningkatan Kesehatan Masyarakat Melalui Sosialisasi Penggunaan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) Di Desa Tembobor. Sarwahita, 15(01), 64–71. https://doi.org/10.21009/sarwahita.151.07
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mustika, dkk

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

