Bani Ma'shum: Identitas Keluarga Besar dan Kontestasi Kapital

Penulis

  • Hanifa Maulidia Program Studi Administrasi Imigrasi, Politeknik Imigrasi

DOI:

https://doi.org/10.47776/MJPRS.001.01.01

Kata Kunci:

Bani Ma’shum, identitas, keluarga besar, modal

Abstrak

Artikel ini mendeskripsikan identitas sebuah keluarga muslim Jawa yaitu Bani Ma’shum. Kata bani diadopsi dari konsep Arab yang artinya adalah keturunan. Konteks sosial fenomena sosiologi ini adalah komunitas lokal Jatibarang Brebes Jawa Tengah, yang sebagian besar anggota komunitas muslimnya berafiliasi NU. Sebagai identitas keluarga besar berbasis NU, para agen dan para anggota keluarga besar Bani Ma’shum memanfaatkan identitas dan modal-modal yang mereka miliki dalam kehidupan sehari-hari mereka. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif untuk menjelaskan ketiga modal yang dimiliki dan dimanfaatkan oleh Bani Ma’shum. Dalam modal budaya, sebagian besar anggota keluarga Bani Ma’shum menempuh pendidikan berbasis agama Islam, dimulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), yang dilanjutkan ke pesantren baik tradisional maupun pesantren modern, dan dilanjutkan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta. Modal simbolik anggota keluarga Bani Ma’shum tampil melalui prestise sebagai keluarga yang terpandang, karena banyak dari anggota Bani Ma’shum yang menjadi tokoh agama dan tokoh sosial Jatibarang. Dalam modal politik, bahwa anak pertama H. Ma’shum ada yang pernah menjabat sebagai Lurah Jatibarang, yaitu H. Abdul Halim. Ketiga modal tersebut berkontestasi dalam arena (field) sosial keagamaan, ekonomi, dan politik di Jatibarang Brebes Jawa Tengah. Dengan memiliki ketiga modal tersebut, memperkuat modal sosial yang dimiliki oleh angota Bani Ma’shum, karena dapat memperkuat jaringan, kepercayaan, dan norma yang mengikat para anggota keluarga besar Bani Ma’shum.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Bourdieu, Pierre (translated by Richard Nice). 1984. Distinction A Social Critique of The Judgement of Taste. Cambridge: Harvard University Press.

Bourdieu, Pierre and Loïc J. D. Wacquant. 1992. An Invitation to Reflexive Sociology. Chicago: The University of Chicago Press.

Bourdieu, Pierre. 1967. System of Education and System of Thought. International Social Science Journal, vol. XIX, No. 3, pp. 338-358.

Bourdieu, Pierre. 1977. Outline of a Theory of Practice, translated by Richard Nice. New York: Cambridge University Press.

Calhoun, Craig (ed). 1994. Social Theory and The Politics of Identity. Oxford: Blackwell Publisher.

Gutmann, Amy. 2003. Identity in Democracy. UK: Princeton University Press.

Hitti, Philip K. 2002. History of The Arabs Rujukan Induk dan Paling Otoritatif tentang Sejarah Peradaban Islam Edisi Revisi ke-10. Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta.

J. Richardson (edited), translated by Richard Nice. 1986. Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education. Bourdieu, Pierre. “The Forms of Capital”. Pp. 241-58. New York: Greenwood Press.

Jenkins, Richard. 2004. Social Identity Second Edition. London & New York: Routledge.

Khaldun, Ibnu. 2000. Muqaddimah, Cet. Keempat, penerjemah Ahmadie Thoha, penyunting Tim Pustaka Firdaus. Jakarta: Pustaka Firdaus.

Maulidia, Hanifa. Reproduksi Identitas: Studi Kasus Komunitas Bani Ma’shum di Kecamatan Jatibarang Brebes Jawa Tengah. (Depok: Tesis Pasca Sarjana Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, 2015).

Ritzer, George editor. 2005. Encyclopedia of Social Theory Volume I. Thousand Oaks: Sage Publications.

Ritzer, George editor. 2005. Encyclopedia of Social Theory Volume II. Thousand Oaks: Sage Publications.

Ritzer, George. 2011. Sociological Theory Eight Edition. USA: McGraw-Hill Companies.

Soekanto, Soerjono. 2002. Sosiologi Suatu Pengantar Cetakan 33. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Sunarto, Kamanto. 2004. Pengantar Sosiologi Edisi Revisi. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Swartz, David. 1997. Culture and Power The Sociology of Pierre Bourdieu. Chicago and London: The University of Chicago.

Unduhan

Diterbitkan

2020-06-19

Cara Mengutip

Maulidia, H. (2020). Bani Ma’shum: Identitas Keluarga Besar dan Kontestasi Kapital. Muqoddima: Jurnal Pemikiran Dan Riset Sosiologi, 1(1), 1-18. https://doi.org/10.47776/MJPRS.001.01.01