Stereotip Warga Tionghoa Dalam Geopolitik Hubungan Indonesia dengan Tiongkok

Penulis

  • Taufik Hidayadi Mahasiswa Doktoral Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia
  • Henny Saptatia Drajati Nugrahani Dosen S3 Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47776/MJPRS.001.02.03

Kata Kunci:

Stereotip, Republik Rakyat Tiongkok, Tionghoa, gepolitik, hubungan Indonesia-Tiongkok

Abstrak

Perkembangan Tiongkok yang sedemikian pesat memberikan implikasi terhadap hubungan regional di kawasan. Indonesia telah membuat kajian evaluasi dan perhitungan yang sedemikian rupa dari sudut geopolitik dan geostrategi yang dipahami sebagai kepentingan dan ketahanan nasional. Pertimbangan yang paling rasional dari politik luar negeri yang bebas aktif adalah dengan memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Tiongkok, bukan hanya dalam kemitraan biasa tetapi lebih pada hubungan dekat yang mempunyai implikasi ekonomi dan teknologi. Kondisi geopolitik dalam hubungan Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok yang dinamis dapat dilihat dalam hubungan kerjasama ekonomi investasi dimana Tiongkok adalah salah satu dari empat investor terbesar di Indonesia dalam lima tahun terakhir. Polemik Laut China Selatan serta terjadinya pandemi Covid-19 yang berasal dari Wuhan juga semakin menambah kedinamisan hubungan tersebut. Hubungan Indonesia dengan Tiongkok berlaku pasang surut sejak pengakuan berdirinya negara Republik Rakyat Tiongkok pada tahun 1949 sejak jaman Orde Lama sampai dengan Orde baru, serta kebijakan negara terhadap etnis Tionghoa setelah itu. Kebijakan seperti asimilasi yang berdasarkan stereotype terhadap kelompok etnis Tionghoa, telah meninggalkan celah yang lebar dalam kaitan hubungan antar negara dengan penduduknya serta sikap masyarakat Indonesia sendiri terhadap etnis Tionghoa dengan jelas terlihat saat kejadian reformasi 1998 dan belum cair sampai saat ini seperti terlihat pada kejadian Pilkada DKI Jakarta 2017.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Adnan, Dr Mubeen, and Fakhara Shahid. 2020. “South China Sea Dispute: China’s Role and Proposed Solutions.” Journal of Political Studies 27(1):205.

Aldila, Nindya. 2020. “Ekspor Indonesia Ke China Naik 6,4 Persen, Defisit Perdagangan Menciut.” Ekonomi Bisnis. Retrieved (https://ekonomi.bisnis.com/read/20201007/12/1302056/ekspor-indonesia-ke-china-naik-64-persen).

Barton, Greg. 2020. Biografi Gus Dur. A. Suaedy (editor). Yogyakarta: IRCiSoD.

Bidara, Melita Angelin, Michael Mamentu. 2018. “Kepentingan Amerika Serikat Dalam Konflik Laut Cina Selatan.” Jurnal Eksekutif 1(1).

Kharisma, Muhammad Waffaa. 2020. “Dunia Di Tengah Pandemi COVID-19: Perspektif Geopolitik.” CSIS (April):1–5.

Kuncoro, Joko. 2008. “Prasangka dan Diskriminasi". Fakultas Psikologi Unissula. Semarang: Fakultas Psikologi Unisula 1–16.

Kuntjara, Esther, Chang Yau Hoon. 2020. “Reassessing Chinese Indonesian Stereotypes: Two Decades after Reformasi.” South East Asia Research 28(2):199–216.

Putri, Cantika Adinda. 2020. “Nvestasi Di RI Semester I: Singapura Juara & China Runner Up.” CNBC Indonesia. Retrieved (https://www.cnbcindonesia.com/news/20200722142637-4-174604/investasi-di-ri-semester-i-singapura-juara-china-runner-up).

Raco, Jozef. 2018. Metode Penelitian Kualitatif: Jenis, Karakteristik Dan Keunggulannya. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia,.

Raharjo, Sandy Nur Ikfal. 2014. “Peran Indonesia Dalam Penyelesaian Sengketa Laut Tiongkok Selatan.” Jurnal Penelitian Politik 11(2):55–70.

Said, Irwanti. 2019. “Hubungan Etnis Cina dengan Pribumi: Sebuah Tinjauan Sosiologis.” Jurnal Mimbar Kesejahteraan Sosial, Edisi 2 M 2.

Suryadinata, Leo. 2014. “Kebijakan Negara Indonesia Terhadap Etnik Tionghoa: Dari Asimilasi Ke Multikulturalisme?” Antropologi Indonesia 0(71):1–12.

Suryani dan Ana Sabhana Azmy. 2020. “Political Identity and Multiculturalisme Strengthening Political Identity of Chinese in a Post New Order.” Perspektif 9(2):183–94.

Yandry Kurniawan. 2016. “One Belt One Road (OBOR): Agenda Keamanan Liberal Tiongkok.” Politica 7:238.

Zhou, Taomo. 2019. Revolusi,Diplomasi, Diaspora: Indonesia, Tiongkok, Dan Etnik Tionghoa, 1945-1967. Jakarta 10270.

Zuhri, Ahmad Syaifuddin. 2019. Islam Indonesia dan China: Pergumulan Santri Indonesia di Tiongkok. Yogyakarta: Aswaja Nusantara Press.

Zuo, Zhigang. 2018. Blue Book of Indonesia No 2 Report On Economic and Social Development of Indonesia 2018 Trends and Challenges. Social Sciences Academic Press (China).

Unduhan

Diterbitkan

2020-12-09

Cara Mengutip

Hidayadi, T., & Nugrahani, H. S. D. (2020). Stereotip Warga Tionghoa Dalam Geopolitik Hubungan Indonesia dengan Tiongkok. Muqoddima: Jurnal Pemikiran Dan Riset Sosiologi, 1(2), 133-144. https://doi.org/10.47776/MJPRS.001.02.03