Dangdut Koplo: Tubuh, Seksualitas, dan Arena Kekuasaan Perempuan

Penulis

  • Moh. Faiz Maulana Program Studi Sosiologi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47776/MJPRS.001.02.07

Kata Kunci:

dangdut koplo, seksualitas, relasi kuasa, tubuh, perempuan, komoditas

Abstrak

Makalah ini membahas tentang tubuh, seksualitas dan relasi kuasa perempuan melalui musik dangdut koplo. Musik dangdut sesungguhnya merupakan pengkristalan orkes melayu yang dianggap memiliki hubungan yang begitu dekat dengan rakyat karena merepresentasikan aspirasi dan keinginan rakyat. Oleh karena itu, dangdut banyak diminati dan digandrungi oleh masyarakat di Indonesia. Keidentikan dangdut dengan biduanita; perempuan dan goyangan, membuat dangdut menjadi arena menarik dalam pertarungan wacana tubuh, seksualitas dan relasi kuasa atas tubuh yang dimiliki oleh biduanita. Seorang biduanita tetap bisa menunjukkan kemandirian tubuhnya alih-alih menjadi objek komoditas. Dia bisa menjadikan tubuhnya sebagai subjek. Dalam hal ini, dia sendiri menjadi pelaku yang berkuasa mengendalikan tubuhnya sendiri. Hal ini terlihat dari peristiwa saweran yang memperlihatkan relasi yang terbangun antara biduanita dengan penonton di atas panggung yang memiliki posisi tawar dan negosiasi yang tinggi terhadap tubuhnya.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Ariendra, Yennu. 2020. Dangdut Koplo dan 20 Tahun Perayaan Distopia Di Pulau Jawa. Goethe-Institut: https://www.goethe.de/resources/files/pdf207/dangdut-koplo-dan-20-tahun-perayaan-distopia-di-pulau-jawa1.pdf

Ayub. 2015. Melawan Eksploitasi Tubuh antara Feminisme Barat dan Islam. Muwazah: Jurnal Kajian Gender. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. 7(1) 2015. http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/Muwazah/article/view/508/671

Benedicta, Gabriela Devi. 2011. Dinamika Otonomi Tubuh Perempuan: Antara Kuasa dan Negosiasi atas Tubuh. Masyarakat, Jurnal Sosiologi. 16(2) 2011: 141-156. https://doi/org/10.7454/mjs.v16i2.4963

Foucault, Michel. 1990. The History of Sexuality. New York: Pantheon Books

Herdiansyah, Herdis. 2006. Seksualitas Postmodernis Refleksi kritis dan Landasan Filosofis atas keragaman Seksualitas Masyarakat Posmodernis. Tesis. Program Magister Ilmu Filsafat FIB. Depok: FIB UI.

Heryanto, Ariel. 2012. Budaya Populer di Indonesia: Mencairnya Identitas Pasca-Orde Baru. Yogyakarta: Jalasutra.

Ida, Rachmah. 2004. Tubuh Perempuan dalam Goyang Dangdut. Jurnal Perempuan 41 Seksualitas. Jakarta: Yayasan Jurnal Perempuan.

Jones, Pip. 2010. Pengantar Teori-Teori Sosial: dari Teori Fungsionalisme hingga Post-modernisme. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Kusumawati, Puji Sri Endra, TM. Pudji Astuti, dan Sucihatiningsih Dian WP. 2017. Biduanita Dangdut: Hegemoni dan Reaksi Atas Dominasi. Journal of Educational Social Studies. 6 (1) 2017. 64-72. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jess

Mas’udi, Shahlan. 2016. Sensualitas Dangdut Pantura: Habitus Dan Bentuk Hexis Badaniah Penyanyi Perempuan Dangdut Pantura dalam rosiding Konferensi internasional feminisme: Persilangan identitas, agensi dan Politik. Jakarta: Jurnal Perempuan. 2015-2041.

Piliang, Yasraf Amir. 1998. Hiper-Realitas Kebudayaan. Yogyakarta: LKiS, 1998

Piliang, Yasraf Amir. 2003. Perempuan dan Mesin Hasrat Kapitalisme: Komodifikasi Perempuan dalam Program Hiburan Media Televisi dalam Eksplorasi Gender di Ranah Jurnalisme dan Hiburan. LP3Y dan Ford Foundation.

Prabasmoro, Aquarini Priyatna. 2003. Representasi Seksualitas Perempuan dalam Tiga Novel Karya N. H. Dini. Tesis. Jakarta: Program Kajian Wanita Pascasarjana Universitas Indonesia.

Scott, James. C. 1990. Domination and The Arts of Resistence: Hidden Transcripts. New Haven London: Yale University Press.

Setyawan, Aris. 2014. Relasi-Kuasa Dalam Dangdut (Studi Kasus Dangdut Sebagai Media Kampanye Politik). Yogyakarta: Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Setyobudi, Imam dan Mukhlas Alkaf. 2011. Antropologi Feminisme dan Polemik Seputar Tubuh Penari Perempuan Jaipongan menurut Perspektif Foucault. Humaniora. 23 (1) 2011. 37-48. https://doi.org/10.22146/jh.1008

Sutrisno, Fx. Mudji. 1993. Estetika: Filsafat Keindahan. Yogyakarta: Kanisisus

Synnott, Anthony. 2003. Tubuh Sosial: Simbolisme, Diri dan Masyarakat. Yogyakarta: Jala Sutra

Tong, Rosemarie Putnam. 2004. Feminist Thought: Pengantar Paling Komprehensif kepada Arus Utama Pemikiran Feminis. Yogyakarta: Jalasutra.

Weintraub, Andreuw. 2012. Dangdut: Musik, Identitas, dan Budaya Indonesia. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Yuliani, Sri. 2010. Tubuh Perempuan: Medan Kontestasi Kekuasaan Patriarkis di Indonesia. Jurnal Sosiologi Dilema. 25(2) 2010: 98-106. https://Eprints.Uns.Ac.Id/818/1/Tubuh_Perempuan_Medan_Kontestasi_Kekuasaan_ Patriarkis.Pdf

Unduhan

Diterbitkan

2020-12-09

Cara Mengutip

Maulana, M. F. (2020). Dangdut Koplo: Tubuh, Seksualitas, dan Arena Kekuasaan Perempuan. Muqoddima: Jurnal Pemikiran Dan Riset Sosiologi, 1(2), 197-210. https://doi.org/10.47776/MJPRS.001.02.07