Konstruksi Mahasiswi Tentang Politik Uang Dalam Pilkades
DOI:
https://doi.org/10.47776/MJPRS.005.01.03Kata Kunci:
Konstruksi, Mahasiswi, Politik Uang, PilkadesAbstrak
Dalam kegiatan bernegara yang dilakukan tidak akan lepas dari tindakan korupsi yang dilakukan oleh seorang oknum atau sekelompok oknum yang memiliki kekuasan. Terdapat tiga tipe fenomena yang termasuk kedalam tindakan korupsi, yaitu pemerasan, penyuapan, dan nepotisme. Salah satu fenomena korupsi yang paling sering terjadi dalam masyarakat adalah praktik jual beli suara atau yang biasa disebut dengan politik uang. Praktik politik uang ini sangat rawan terjadi saat dilaksanakannya pemilihan kepala desa. Berdasarkan pemaparan mengenai fenomena tersebut, maka tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana realitas yang dibangun oleh mahasiswi sebagai kaum terpelajar ketika melihat praktik politik uang yang terjadi. Adapun teori yang digunakan adalah teori konstruksi milik Peter L. Beger. Untuk data primer yang digunakan dalam penilitian ini dikumpulkan melalui teknik observasi non partisipandan wawancara terstruktur, sedangkan untuk data sekunder dikumpulkan melalui teknik studi kepustakaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa dalam tahap eksternalisasi, semua narasumber menyampaikan gagasannya sesuai dengan pengalamannya masing-masing sehingga muncul sebuah kesadaran bersama tentang politik uang dalam pilkades. Selanjutnya obyektivasi bisa dilihat melalui para kader atau orang yang mencalonkan diri sebagai pemimpin akan berkeliling desa dan berkunjung ke rumah warga. Pada tahap akhir yakni internalisasi, sebagian narasumber akan memilih calon yang paling banyak memberikannya uang.
Unduhan
Referensi
Alatas, Syed Hussein. 1981. Sosiologi Korupsi : Sebuah Penjelajahan Dengan Data Kontemporer (Terjemahan). Jakarta: LP3ES.
Anon. n.d. “‘UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi [JDIH BPK RI].’” Retrieved April 9, 2023 (https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/45350/uu-no-31-tahun-1999).
Basrowi dan Juariyah, Siti. 2010. “Jurnal Ekonomi & Pendidikan, Volume 7 Nomor 1, April 2010.” Jurnal Ekonomi & Pendidikan 7(April):58–81. doi: https://doi.org/10.21831/jep.v7i1.577. DOI: https://doi.org/10.21831/jep.v7i1.577
Pahlevi, Moch Edward Trias, and Azka Abdi Amrurobbi. 2020. “Pendidikan Politik Dalam Pencegahan Politik Uang Melalui Gerakan Masyarakat Desa.” Integritas : Jurnal Antikorupsi 6(1):141–52.
Putri, Magda Ilona Dwi, Nahdia Arifani, Dela Ratnasari, Maurelia Vidiara Auliavia, and Sinta Nuriyah. 2020. “Politik Dan Tradisi: Politik Uang Dalam Pemilihan Kepala Desa.” JURNAL ISIP: JURNAL ILMU SOSIAL DAN POLITIK 17(2). doi: http://dx.doi.org/10.36451/j.isip.v17i2.46. DOI: https://doi.org/10.36451/j.isip.v17i2.46
Rahmi, Nur Amilia Kartika, and Eka Vidya Putra. 2022. “Praktik Politik Uang Pada Pemilihan Kepala Desa.” Jurnal Perspektif 5(3):423–31. doi: 10.24036/perspektif.v5i3.642. DOI: https://doi.org/10.24036/perspektif.v5i3.642
Siyoto, Sandu, and M. Ali Sodik. 2015. DASAR METODOLOGI PENELITIAN. Vol. 7.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Putri Cahya Sufiyah, Anata Reyustina Almaidah, Fransiscus Sadewo, Mochamad Arif Afandi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
