Negara dan Polarisasi Politik: Pelajaran dari Pemilihan Umum 1999
DOI:
https://doi.org/10.47776/MJPRS.003.01.01Kata Kunci:
pemilu, KPUS, negara, agen-struktur, strukturasiAbstrak
Tulisan ini secara umum berusaha menggambarkan dan menganalisis konteks perubahan politik Indonesia, khususnya pada penyelenggaraan pemilu tahun 1999 dan yang menyangkut unsur-unsur negara dengan aktor-aktor dan struktur- struktur politik lain dalam penyelenggaraan pemilu di era transisi. Tulisan ini mencakup empat isu utama, pertama pemilu 1999 dalam konteks transisi politik Indonesia, kedua kelembagaan penyelenggara Pemilu di Indonesia, khususnya KPU Pemilu 1999, ketiga bekerjanya unsur-unsur negara dalam struktur kelembagaan dan kinerja KPU Pemilu 1999, dan terakhir peranan politik demokratik KPU 1999 dalam meletakan landasan yang kokoh bagi pembaharuan kelembagaan politik di Indonesia. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mendasarkan pada paradigma konstruktivisme. Tulisan ini berhasil mengajukan kesimpulan bahwa perubahan politik selalu menghasilkan polarisasi kekuatan-kekuatan politik, baik di tingkat negara maupun di akar rumput.
Unduhan
Referensi
Haris, Syamsuddin. 1999. “Kekuasaan Transisional: Problem Penyelenggaraan Pemilu 1999†dalam Juri Ardiantoro F (Peny.), Transisi Demokrasi: Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu 1999, Jakarta: KIPP Jakarta.
Keputusan KPU No. 02 tahun 1999 tentang Tata Kerja KPU.
Ma’shum, Saifullah. 2001. KPU dan Kontroversi Pemilu 1999. Jakarta: Pustaka Indonesia Satu.
Mangunwijaya, Y.B. 2001. “Indonesian Problems and Prospects†dalam R. William Liddle (ed.), Crafting Indonesian Democracy. Bandung: MIZAN-LIPI-Ford Foundation.
Markoff, John. 2002. Gelombang Demokrasi Dunia: Gerakan Sosial dan Perubahan Politik (terj.). Yogyakarta: CCSS-Pustaka Pelajar.
O’Donnell, Guillermo dan Philipe C. Schitter. 1993. Transisi Menuju Demokrasi: Rangkaian Kemungkinan dan Ketidakpastian. (terj.). Jakarta: LP3ES.
Sujatmiko, Budiman. 1999. “Menakar Kedalaman Transisi dan Prospek Reformasi Demokratik di Indonesiaâ€, dalam Juri Ardiantoro F (peny.), Transisi Demokrasi: Evaluasi Kritis Penyelenggaraan Pemilu. Jakarta: KIPP Jakarta.
