Model Remaja Putri: Body Image dan Bulimia Nervosa
DOI:
https://doi.org/10.47776/MJPRS.002.01.02Kata Kunci:
model, remaja putri, citra tubuh, bulimia nervosaAbstrak
Perubahan fisik yang sangat cepat menjadikan remaja putri sangat memperhatikan dan memiliki kesadaran tinggi mengenai citra tubuhnya. Citra tubuh yang tidak sehat dan munculnya gangguan citra tubuh (body image disturbance) dapat memberikan dampak buruk bagi remaja putri, yang paling mengkhawatirkan adalah bisa menyebabkan masalah klinis seperti bulimia nervosa atau anoreksia nervosa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara citra tubuh dengan kecenderungan gangguan bulimia nervosa pada model remaja putri. Penelitian ini melibatkan 62 responden dari 20% total populasi model remaja putri. Untuk mengukur citra tubuh menggunakan alat ukur MBSRQ yang dikembangkan oleh Thomas F. Cash (1989) dan telah diadaptasi oleh Jihan Kemala (2002). Sedangkan untuk mengukur kecenderungan bulimia nervosa, peneliti membuat alat ukur faktor-faktor individu yang mengalami gangguan bulimia nervosa, alat ukur tersebut terdiri dari 13 indikator. Penelitian ini menggunakan uji korelasi dengan menggunakan korelasi Spearmen’s rho. Hasil penelitian ini menyatakan tidak ada hubungan negatif yang signifikan antara citra tubuh dengan kecenderungan bulimia nervosa pada model remaja putri. Artinya citra tubuh yang positif para model remaja putri tidak diikuti dengan menurunnya kecenderungan gangguan bulimia nervosa secara signifikan.
Unduhan
Referensi
Atwater, E & Duffy, K. G. 1999. Psychology For Living Adjustment, Growth, and Behavior Today (6th ed). New Jersey: Prentice Hall, Inc.
Davison, G. C, J. M. Neale, A. M. Kring. 2006. Psikologi Abnormal. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders 4th Edition. 2000. Washington: American Psychiatric Association.
Fasli, F. I. 2005. Kepuasan Citra Tubuh pada Remaja Putri. Skripsi Sarjana. Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Helena, A. 2006. Hubungan antara Citra Tubuh dengan Perilaku Makan Pada Penari Tarian Modern Wanita di Jakarta. Skripsi Sarjana. Jakarta: Fakultas Psikologi Universitas Atma Jaya.
Herron, R & V.J. Peter. 2003. I Love Me: Gimana Jadi Remaja Pede and Smart. Bandung: Kaifa.
Kaplan, H. I., B. J. Sadock, J. A. Grebb. 1997. Sinopsis Psikiatri. Jakarta: Binarupa Aksara
Kemala, Jihan. 2002. Kepuasan Citra Tubuh pada Remaja Wanita Peserta Senam Body Language. Skripsi Sarjana. Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Papalia, D. E., Old, S. W., dan Feldman, R. D. 2008. Human Development: Psikologi Perkembangan. Jakarta: Kencana.
Rice, P. F. 1990. The Adolescent: Development, Relationship and Culture. Boston: Allyn & Bacon.
Santrock, J. W. 2003. Adolescense: Perkembangan Remaja. Jakarta: Erlangga.
Sari, Muna Eka. 2006. Hubungan antara Kepuasan Citra Tubuh dengan Kepercayaan Diri pada Remaja. Skripsi Sarjana. Ciputat: Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Sugiyono. 2002. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.
Thompson, K. J. 1996. Eating Disorders, Body Image & Obesity: an Integrative Guide for Assessment and Treatment. USA: American Psychology Association.
Thompson, J. Kevin, Heinberg. J. Leslie, Altabe, Medeline & Tantlef –Dunn, Stacey. 1999. Exacting Beauty: Theory, Assessment, and Treatment of Body Image Disturbance. American Psychological Association, Washington DC.
